Amazon.com Widgets

Cantik Dari Dalam, Cara Tradisional Jadi Primadona

 

Cantik luar dalam menjadi dambaan setiap wanita. Apalagi yang telah berkeluarga. “Miss V” tentu harus mendapatkan perhatian ekstra agar tidak dihinggapi berbagai penyakit, termasuk untuk mengikat erat sang suami. Merawat organ intim bukan menjadi hal tabu lagi untuk diperbincangkan. Di pasaran sangat banyak produk perawatan organ intim yang ditawarkan. Begitu pun perawatannya, tersedia di berbagai pusat perawatan kecantikan wanita. Kini mereka tak hanya membidik pasar perawatan bagian luar wanita saja, tapi juga perawatan bagian intim wanita.

Sejumlah perempuan yang ditemui Jambi Independent kemarin (14/1), mengaku sangat peduli dengan perawatan organ intimnya, termasuk mereka yang belum berkeluarga. Meski begitu, mereka lebih memilih cara-cara perawatan tradisional.

Ir Elivianita, Kasubdin Produksi & PUP Dinas Peternakan Jambi misalnya. Sebagai wanita yang telah berkeluarga dan memiliki beberapa anak, ia merasa sangat perlu menjaga organ intimnya. Meski begitu, ia tetap memilih cara tradisional. “Rahasianya daun sirih, ini cara paling efektif untuk menjaga organ intim wanita, karena daun sirih mengandung antiseptik,” ujarnya.

Perawatan secara tradisional pada organ intim juga jadi pilihan Ny Mariam (40), warga Jalan Selamet Riyadi Telanaipura Kota Jambi. Ia mengaku telah melakukan perawatan organ intim sejak mestruasi pertama. “Sekarang kebiasaan ini juga saya wariskan pada putri-putri saya,” ujarnya kemarin.

Ia mengatakan, untuk membersihkan organ intim, ia memilih menggunakan air rendaman daun sirih, bahkan terkadang meminum air rebusan daun sirih itu. “Ini sangat efektif untuk membersihkan vagina dari segala macam permasalahannya. Mulai dari keputihan hingga gatal-gatal. Selain itu, vagina juga menjadi lebih kesat dan bersih. Ini tentu akan membuat pasangan kita semakin senang,” kata ibu tiga anak ini.

Lalu kapan ia melakukan perawatan itu? “Biasanya kalau vagina terasa tak nyaman, terutama sebelum atau setelah menstruasi. Meski begitu, terkadang jika punya waktu luang saya manfaatkan untuk melakukan perawatan pada diri, termasuk merawat vagina,” beber pengusaha katering ini.

Memilih membersihkan organ intim dengan cara alami atau tradisional juga dilakukan Ny Ina, warga Jalan M Yamin Simpangkawat Kota Jambi. Tak berbeda dengan wanita umumnya ia juga mengaku sering mengalami rasa lembab sehingga merasa tidak nyaman, gatal-gatal, keputihan, bahkan infeksi.

“Membiasakan diri menjaga kebersihan daerah V merupakan sesuatu yang sangat penting. Apalagi, kita tinggal di daerah tropis yang panas dan mudah berkeringat sehingga berbagai keluhan seperti, gatal-gatal maupun keputihan mudah terjadi,” ujarnya.

Cara mudah yang biasa dilakukan untuk membersihkan organ vital itu, membasuh bagian luarnya dengan air bersih sehabis buang air kecil atau besar. Selain itu, untuk keamanan ia memilih menggunakan daun sirih secara alami untuk menghilangkan bau di sekitar daerah kemaluan.

“Sebenarnya caranya sangat mudah, rebus daun sirih dan ambil sarinya. Kemudian, gunakan sari daun sirih untuk membasuh vagina. Cara ini paling aman dan tanpa risiko,” ujarnya. Setelah itu, sambung dia, keringkan daerah sekitar dengan menggunakan handuk khusus yang hanya digunakan untuk membersihkan kemaluan. Biasanya, kata dia,  menjaga kebersihan kelamin itu ia lakukan setelah menstruasi. Ia juga mengatakan, sengaja rutin melakukan perawatan organ intim untuk memanjakan suaminya.

Sumber : Jambi Independent Online

Permalink • Print